Rabu, 19 Desember 2012

Mujizat dalam Kesederhanaan



LOKASI

Gua Maria Grabag

Alamat: Jl. Cokro Km 1, Grabag, Kabupaten Magelang

Koordinat :   7° 22’ 40.4” S   110° 19’ 34.1” E


DISCLAIMER
Cerita ini berisi perjalanan menuju tempat-tempat ziarah yang disucikan bagi umat Katolik. Cerita ini tidak bertujuan untuk memaksakan iman kepada umat penganut kepercayaan lain



LET'S ROLL!
Entah kenapa akhir-akhir ini saya gemar sekali mengunjungi Gua Maria untuk sebentar berdoa dan sedikit berkontemplasi.
Kenapa cuma sebentar dan sedikit? Karena seperti sabda Tuhan sendiri, "Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal TUHAN. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan." (Mat 6: 7)

Jadi hanya mampir untuk sebentar berdoa :)


Dengan perantaraan Bunda Maria kami berdoa kepada TUHAN sendiri, dan kami menggunakan media berupa patung atau benda lain yang telah disucikan untuk membantu dalam menemukan gambaran tentang-Nya.

Perjalanan ini saya lakukan pada hari Rabu, 19 Desember 2012 sewaktu perjalanan pulang dari Mungkid menuju ke Semarang. Pada saat berangkat menuju Mungkid, mata saya tertuju pada sebuah rambu penunjuk jalan di pertigaan Desa Ngipik, tepatnya di depan depo pasir.




Karena pagi itu saya sudah diburu waktu, takut kesiangan sampai di Mungkid dan kemungkinan akan mendapati antrian di beres, maka diputuskan akan mengunjungi lokasi ini pada perjalanan pulang.

Jika Anda dari arah Ambarawa, kira-kira membutuhkan jarak 15-16 km untuk tiba di pertigaan ini, dan melaju 4 km hingga sampai di "pusat Kota Grabag". Jika Anda dari Magelang atau Yogyakarta, berjalan ke utara sejauh 12 km dari Kota Magelang untuk tiba di pertigaan Jalan Pringsurat-Secat (setelah pertigaan Secang) dan sekitar 7 km lagi menuju titik yang sama.

Grabag merupakan salah satu kota kecamatan di Kabupaten Magelang. Dan di pusat kota itu Anda akan menemukan sebuah perempatan dengan sebuah bangunan pasar di salah satu sudutnya.






Dari perempatan pasar, melaju naik terus ke arah tenggara (jl. Cokro) kira-kira 1 km sampai Anda melihat rambu terakhir ini, yang berarti Anda telah tiba di lokasi.




Ternyata Gua Maria ini berada di belakang kapel. Cukup parkirkan kendaraan Anda di lapangan parkir yang cukup luas.






Di belakang kapel terdapat sebuah pelataran doa yang cukup nyaman dengan Gua Maria dan Salib Yesus di depan sebagai sentral doa.









Mengelilingi kapel, terdapat rute jalan salib singkat, namun pada saat itu pintu pagar samping kapel dikunci, sehingga saya tidak dapat mengabadikan rute jalan salib lebih banyak.





Di samping kapel dan memanjang ke belakang sampai ke samping pelataran doa terdapat sebuah bangunan yang mirip seperti ruang kelas yang dihubungkan oleh sebuah kanopi.





Dan ternyata bangunan ini berumur lebih tua dari saya hehe.. 

Serius!

====================================

Setelah sejenak bermeditasi, saya mencoba memeriksa beberapa sudut tempat. Ada dua plakat di tembok gua.





Dan ada dua keran air di samping gua, yang setlah coba saya buka, tidak ada air yang keluar..mungkin belum menjadi hari keberuntungan saya untuk menikmati air di Grabag.

Di dalam salah satu dinding pelataran doa terdapat sebuah foto yang diambil oleh seorang umat dalam penutupan bulan Maria beberapa tahun lalu, dimana di balik patung Maria terpancar cahaya biru, yang jelas bukan dari pantulan kamera. Semua orang menyepakati itu adalah cahaya Illahi yang terpancar atas doa yang didaraskan dari hati orang-orang beriman melalui perantaraan Sang Bunda.

Benar-benar sebuah mujizat yang datang dalam sebuah kesederhanaan.
Tak hanya kesederhanaan tempat dan bangunan, tapi juga kesederhanaan hati para pendoanya.


KESIMPULAN
Berjarak kurang lebih 52 km (non tol) dari Semarang dan masing-masing kurang lebih 22 km dari Salatiga maupun dari Magelang, tempat ini nyaman bagi Anda yang sangat menyukai ketenangan dalam doa, walaupun tempat ini tidak menawarkan luasnya tempat, keindahan taman atau kemegahan gua.

Beberapa catatan terdapat di sana yang menyebutkan jika Gua Maria Grabag sering digunakan sebagai tempat rekoleksi dan retret oleh beberapa komunitas, maka tempat ini pastinya dapat Anda gunakan juga untuk bermeditasi bersama paguyuban iman Anda.

Jarak yang ditempuh dari beberapa kota besar terdekat tidak terlalu jauh, bahkan relatif dekat, namun kurang lebarnya jalur utama menuju lokasi dan kepadatan arus lalu lintas membuat perjalanan menuju lokasi ini terasa sangat lama. 

Namun jika Anda tipe penikmat pemandangan, perjalanan dari titik pertigaan menuju Grabag sangat layak untuk dikagumi suasana alam pegunungan dan hamparan sawah serta suasana natural lain. Ada beberapa tempat wisata seperti Agrowisata dan Telaga Bender di sekitaran Grabag yang dapat Anda kunjungi.


Rute menuju Gua Maria Grabag: 
Semarang/ Salatiga - Bawen - JLA - Jalan Magelang - Pingit - Depo pasir belok kiri - Grabag - Jl. Cokro
Jogjakarta/ Magelang - Secang - Jalan Raya Semarang-Temanggung belok kanan - Grabag - Jl. Cokro


Selamat berziarah



Salam, Hormat dan Berkah Dalem :)



Tidak ada komentar :