Senin, 02 Februari 2015

Givi B36: Swap Side to Center Box (Monokey to Monolock) - Vice Versa


Sudah beberapa tahun ini punya boks Givi B36. Boks yang unik, karena (setahu saya) ini satu-satunya boks yang didesain punya dua macam settingan, yaitu Monokey dan Monolock, keduanya sistem paten dari pabrikan asal Italia itu.

Sedari awal yang kutahu boks ini dipakai untuk side box alias boks samping karena memang kunci sepasang boks ini identik. Pemasangan sebagai boks samping juga tidak perlu ribet menggunakan bracket khusus, karena memang dirancang untuk pemasangan pada breket buatan Givi (atau Kappa) yaitu SB 1000, SB 2000 dan Wingrack. Tinggal PLEK, terpasang sudah sebagai boks samping. Tapi, kalau diperhatikan, pada bagian belakang boks, terdapat dua buah tanda panah dengan tulisan Monolock dan Monokey. Lagi, pada katalog Givi, juga terdapat keterangan kalau boks ini bersistem Monokey dan Monolock. Lalu bagaimana pengubahan sistem ini agar boks bisa digunakan sebagai boks tengah (boks atas) tetap menggunakan baseplate Monolock?




Pertama-tama, perlu diketahui bedanya sistem Monokey dan Monolock. Kedua sistem ini merupakan sistem penguncian yang sudah dipatenkan oleh Givi, dimana satu kunci dapat digunakan untuk membuka-mengunci boks, sekaligus untuk melepaskan boks dari mounting-nya.

Boks Monokey memiliki mounting penguncian pada baseplate yang lebih lebar daripada boks sistem Monolock yang hanya nampak seperti klem (clamp) saja. Boks-boks yang memiliki label Monokey dirancang untuk tugas berat alias heavy duty macam motor untuk touring maupun adventure. Bahan yang dipakai untuk boksnya lebih tebal sehingga mampu menahan beban lebih banyak. Boks-boks yang diberi label Monolock dirancang untuk tugas-tugas ringan saja, dan memiliki material yang lebih tipis, namun tetap kuat digunakan. Contoh antara kedua jenis ini adalah boks E21 Monokey dan boks E450 Simply II Monolock yang umum digunakan.



Nah, kembali lagi pada boks B36 kita.


Kalau Anda pakai Givi Wingrack dengan baseplate original yang sudah pakai sistem Monokey, tanpa harus mengubah setingan di boks, tinggal PLEK aja.

Pertanyaannya sebenarnya kan, bagaimana cara memasang B36 menjadi boks tengah/ boks atas dengan baseplate monolock.

Tapi, kita lihat lagi bagian belakang boksnya ya..hehe..


Pada bagian belakang ada kotak kecil yang bisa dibuka dengan obeng atau benda-benda gepeng lain. Hati-hati, jangan sampai patah ya.


Kalau dilihat, ada sebuah pelat besi dengan dua sekrup di kedua sisinya. Pada foto, seting kuncian sudah saya set pada sistem Monolock (kedua sekrup terlihat). Kalau mau pindah seting, tinggal lepasin aja kedua sekrupnya, pelat besi akan jatuh, dan Anda sudah punya boks Monokey. Tapi, sebenarnya ada cara yang lebih aman, yaitu lepaskan semua sistem pengunciannya.

Kalau Anda buka boks, Anda akan menemukan dua buah sekrup di bagian atas. Hati-hati, lepaskan kedua sekrup itu dengan obeng plus.


Setelah keduanya terlepas, dorong penguncian ke belakang-atas. Pastikan posisi kunci sudah terkunci agar tombol abu-abu tidak terlepas.


Nah, setelah sistem pengunci terlepas, tarik kuncian bagian dalam (sebut saja seperti itu). Sangat penuh oli karena saya sering melumuri dengan pelumas, yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.


Dalam kuncian dalam ini terdapat sebuah pelat besi yang kita bicarakan tadi. Dalam foto, pelat kuncian sudah saya lepas untuk menunjukkan dua pasang lubang sekrup. Untuk membuat boks terpasang pada baseplate Monokey, pasang pelat besi dengan sekrup di lubang bawah, sebaliknya kalau mau pasang di baseplate Monolock, pasang pelat besi di lubang atas. Kalau sudah, kembalikan lagi sistem penguncian di boks. Jangan sampai miring ya, nanti alih-alih boks terpasang, malahan bisa lepas di jalan deh.

Sudah?

Belum!

Sekarang kita setting baseplate Monolock-nya juga.

Loh, kok baseplate Monolock harus dilakukan seting juga? Bukannya langsung PLEK?

Iya, Kalau baseplate Anda tidak menggunakan konektor kabel, boks B36 yang sudah Anda setting ini tinggal dipasang saja. Sedangkan kalau baseplate Monolock yang Anda gunakan juga untuk boks berlampu, seperti E450 Simply II, beda lagi ceritanya.



Pilihan lainnya adalah melubangi boks.

For me, that's a BIG NO!

Sudah, diakali aja pin konektornya. Pin konektor adalah sebuah sistem kabel penghubung aliran listrik antara pusat arus dengan kelistrikan di boks. Bentuknya cuma sebuah silinder kecil berkabel. Cari lubangnya di bagian bawah baseplate. Gunakan obeng untuk mendorong ke atas. Pelan saja, dan perhatikan kabelnya, jangan sampai obeng Anda melukai salah satu kabel, atau bahkan melepaskan dari konektor. Susah pasangnya lagi.



PLUK! Gampang kok.


Nah, kalau sudah terlepas, tarik sedikit kabelnya agar konektor bisa berada di luar baseplate dan masih bisa bergerak bebas. Di tahap ini semua bergantung berapa panjang kabel Anda, semoga saja cukup panjang. Kenapa harus bisa bergerak bebas? Dikhawatirkan kalau tidak bisa bergerak bebas, konektor akan terhimpit boks dan putus di jalan. Sebenarnya ini sebuah langkah antisipasi saja sih.


Sudah aman semua?

Yakin??

Kalau yakin, tinggal pasang saja di baseplate. PLEK!



Tinggal jalan deh dengan motor kesayangan, kalau perlu pasang boks samping sekalian biar tambah ganteng :)


Buat Anda para bikers yang menggunakan boks Givi B36 dan berniat mencoba menukar boks B36 dari boks samping menjadi boks atas dengan tetap menggunakan baseplate Monolock, cara ini bisa dijadikan referensi.

Selamat mencoba :)


NB: saya disini bertindak sebagai pemakai saja yang ingin berbagi, bukan penjual boks :D

Tidak ada komentar :