Jumat, 09 Februari 2018

Book Share 4: The Stories


Tahun ke-4 bagi kami dalam menyelenggarakan kegiatan pembagian buku untuk perpustakaan di sekolah-sekolah. Di tahun 2017 lalu, Ride for Adventure (rfoa) bekerja sama dengan Satu Cakrawala yang memiliki visi dan kepedulian sama di bidang pendidikan, menggelar kegiatan di SD N 3 dan 5 Sembungharjo, yang terletak di Desa Sembungharjo, Kec. Pulokulon, Kab. Grobogan, Jawa Tengah.

Apa dan siapa Ride for Adventure?

Silakan klik di sini ya. 😉

Kami memiliki misi memberikan keceriaan kepada para siswa dan menekankan pentingnya ilmu bagi mereka. Meskipun tinggal di desa kecil, jauh dari hingar-bingar dan gemerlapnya kota, mereka juga harus mendapatkan kesetaraan dalam mendapatkan ilmu pengetahuan baik dalam lingkup kurikulum pendidikan formal maupun ilmu-ilmu praktis dan pengetahuan umum yang semoga dapat berguna untuk mereka kelak. Bagi kami, anak-anak dimanapun juga pasti memiliki potensi kecerdasan yang sama, hanya faktor kesempatan dan ketersediaan fasilitas untuk mengasahnya saja yang berbeda.

Lalu, kenapa di sekolah itu?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, target kami adalah memberikan bantuan untuk mengisi perpustakaan sekolah pada sekolah-sekolah yang kami anggap masih terpencil dengan bangunan kurang layak huni. Seperti apa potret sekolahnya?









Karena kami tidak memiliki kemampuan finansial yang berlebih, kemampuan birokrasi untuk melobi para pejabat baik di lingkup daerah, provinsi atau dinas penanggung jawab pendidikan untuk dapat merenovasi bangunan sekolah menjadi sebuah tempat yang lebih layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, maka kami hanya bisa membagikan hal sederhana kepada mereka, yaitu pemberian buku-buku untuk melengkapi perpustakaan di sekolah (atau dalam beberapa kesempatan kami bisa membantu perintisan perpustakaan sekolah).

Tidak ada perubahan jadwal. Pada tanggal 9 Desember 2017 kegiatan ini dihelat, setelah berbulan-bulan sebelumnya dilakukan persiapan (dan tentunya vinceney tidak bisa ikut serta karena alasan kesibukan pekerjaan).

Berangkat pagi buta dari Semarang, rombongan rfoa langsung melaju menuju Kecamatan Pulokulon, Grobogan untuk bergabung dengan rombongan Satu Cakrawala yang sebagian besar sudah mempersiapkan diri sejak malam hari sebelumnya.

Jalur yang kami tempuh selepas Alun-alun Purwodadi menuju lokasi tidak dapat dikatakan nyaman dan aman. Banyak kubangan air lumpur di tengah badan jalan, karena malam sebelumnya daerah itu diguyur hujan cukup deras. Jalur menuju Desa Sembungharjo juga tidak kami prediksi sebelumnya akan sangat parah. Namun, semangat kami semua masih jauh lebih besar dari jalur licin berlumpur persawahan yang kami tempuh.




Sampai di lokasi, para guru dan siswa sudah menunggu dengan antusiasme tinggi. Siswa kelas satu sampai lima dari kedua sekolah sudah berkumpul di lapangan mengenakan seragam Pramuka, ada juga beberapa yang mengenakan kaos olahraga, karena hari itu adalah Hari Sabtu. Tak menunggu lama, kegiatan tersebut kami awali dengan upacara bendera "seadanya" dengan penuh rasa hormat dan khidmad.



Pembagian tugas dilakukan setelah upacara bendera selesai. Masih terasa canggung bagi kami untuk berkolaborasi, karena kami belum pernah bekerja sama sebelumnya, meskipun banyak diantara kami yang sudah saling kenal. Karena yaaaa...sebagian besar masih orang yang itu-itu saja. Namun, dalam lingkup yang lebih besar, masih terasa sedikit kikuk untuk menyelaraskan "tradisi" satu sama lain.





Sementara beberapa anggota Team Satu Cakrawala sudah sibuk dengan pekerjaan pengepakan cindera mata dan konsumsi untuk para siswa yang sudah dikoordinir sebelumnya, beberapa yang lain memasang gambar inspiratif di tembok luar tiap kelas. Sisanya mendampingi para siswa dalam kegiatan permainan di lapangan dan aktivitas mewarnai di dalam ruang kelas yang difasilitasi oleh pihak sponsor.









Tidak ada yang duduk diam berpangku tangan atau melihat dari kejauhan saja, karena semua yang hadir sangat bersemangat ingin membagikan keceriaan di sana.






















Kegiatan berlangsung sampai kira-kira tengah hari dan pada puncak acara dilakukan pembagian cindera mata berupa perlengkapan belajar untuk tiap siswa, pemberian hadiah lomba mewarna dari sponsor dan kuis kecil-kecilan untuk mereka dengan berbagai hadiah menarik serta tak lupa penyerahan bantuan secara simbolis berupa buku dan tong sampah kepada pengelola sekolah.











Lelah yang kami rasakan akibat menempuh perjalanan jauh melewati jalur jalan yang tidak nyaman terbayar sudah dengan melihat senyum, tawa dan keceriaan para siswa di SD N 3 dan 5 Sembungharjo itu.





Semoga di tahun 2018 ini kami, para pembaca secara pribadi maupun dari komunitas apapun non politik yang peduli dengan perkembangan pendidikan anak-anak di Indonesia dan mau bergabung dan berpartisipasi bersama kami -Ride for Adventure/ Ride for Others-, untuk kembali menggelar kegiatan yang lebih meriah. 

Dan katanya sih, "Berkendara itu cuma hobi, tapi membantu sesama itu kewajiban."


Salam hangat persaudaraan!




NB. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para penggiat fotografi yang dengan seizin mereka, beberapa hasil karyanya diunggah apa adanya tanpa melalui proses editing maupun penambahan watermark, telah digunakan untuk melengkapi dokumentasi pada tulisan ini.

Tidak ada komentar :